Terlibat Skandal Pengujian Efisiensi Bahan Bakar, Mitsubishi Dicaplok Nissan !


Nissan Motor Company setuju untuk membeli 34 persen saham Mitsubishi Motors Corporation, setelah pembuat mobil terbesar kedua Jepang tersebut datang meminta bantuan sebagai mitra pembuat mobil kecil karena diguncang masalah skandal pengujian efisiensi bahan bakar.

Seperti diberitakan oleh Bloomberg (12/05/2016) bahwa Mitsubishi Motors mengajukan untuk  menjual sekitar 237,4 miliar Yen atau sekitar US$ 2,2 miliar sahamnya kepada Nissan. Hal tersebut otomatis akan menjadikan Nissan menjadi pemegang saham tunggal terbesar Mitsubishi Motors.

Terlibat Skandal Pengujian Efisiensi Bahan Bakar, Mitsubishi Dicaplok Nissan !

Chief Executive Officer Nissan Carlos Ghosn mengatakan bahwa ini sekaligus akan merebut lebih dari 40 persen nilai pasar Mitsubishi Motors untuk mendapatkan kontrol yang signifikan dari perusahaan dalam mengandalkan model mobil kecil yang sangat penting untuk penjualan di Jepang. Membeli sebagian saham Mitsubishi Motors juga menjadikan tangan Nissan lebih banyak eksposur ke Thailand dan negara-negara Asia Tenggara lainnya yang mendatangkan prospek pertumbuhan lebih besar dari pasar domestik perusahaan.

Aliansi Nissan dengan Mitsubishi Motors akan membangun skala ekonomi dan menciptakan sinergi di daerah termasuk dalam berbagi platform kendaraan sport (SUV), truk pickup (double cabin) dan beberapa model lainnya di pasar seperti Asia Tenggara, Ghosn mengatakan itu dalam pertemuannya bersama dengan Chairman Mitsubishi Motors, Osamu Masuko di Yokohama, Jepang. 

Miliaran Dolar

"Kami percaya kami bisa mewujudkan miliaran dolar dalam satu waktu dengan sinergi berkelanjutan dan bekerja sama lebih dekat," kata Ghosn. "Kami bertekad untuk melestarikan dan memelihara merek Mitsubishi, dan kami akan membantu perusahaan ini untuk mengatasi tantangan yang dihadapi, terutama dalam memulihkan kepercayaan konsumen dalam kinerja bahan bakar yang ekonomis. 

Ghosn dan Masuko juga mengatakan bahwa perusahaan telah mengadakan pembicaraan selama bertahun-tahun mengenai pilihan untuk memperdalam kemitraan, dengan peristiwa baru-baru ini otomatis mempercepat prosesnya. Perusahaan berencana akan menandatangani kesepakatan besar ini pada 25 Mei mendatang dimana Nissan dapat menempatkan empat nama direksinya untuk menduduki jajaran direksi Mitsubishi Motors termasuk untuk jabatan Chairman. Kesepakatan itu akan invalid jika tidak selesai dalam waktu satu tahun.

Transaksi ini sekaligus mengikis kekhawatiran tentang kelangsungan hidup dari mobil Jepang yang memiliki hubungan dengan 7.777 perusahaan dan melibatkan 410.000 orang pekerja, menurut perkiraan Teikoku Databank Ltd. Mitsubishi Motors dinyatakan telah memanipulasi data pengujian bahan bakar ekonomis dari empat model mobil kecil, dua di antaranya dipasok untuk Nissan, dan kecurangan pengujian juga ditemukan pada kendaraan lain Jepang sejak tahun 1991.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Terlibat Skandal Pengujian Efisiensi Bahan Bakar, Mitsubishi Dicaplok Nissan !