Tips Mematikan Mesin Mobil Dengan Benar Agar Komponen Lebih Awet

Tanpa disadari kita sering melihat atau bahkan melakukannya sendiri ketika mematikan mesin mobil yakni dengan menginjak gas secara berulang-ulang agar mesin menderung terlebih dahulu sebelum memutar kunci kontak ke dalam posisi off. Hal ini mungkin telah berlangsung secara turun-temurun dari orang tua kita dan ternyata ini merupakan sesuatu yang salah kaprah. Apalagi dengan kondisi mesin pada mobil generasi terbaru yang tentunya sudah semakin canggih. Lalu bagaimanakah cara mematikan mesin mobil dengan benar? Mari kita simak tipsnya di bawah ini.

Sebenarnya alasan orang tua kita jaman dulu mematikan mesin mobil dengan cara menderungkannya terlebih dahulu adalah supaya mesin mudah dihidupkan kembali pada saat mobil akan dipakai kembali. Hal ini dikarenakan karena daya aki akan tetap tersimpan pada komponen dinamo starter, sehingga begitu kunci kontak diputar makan mesin akan langsung cekgur.


Namun menurut Saiful Anwar yang menjabat sebagai Wakil Bengkel Plaza Toyota Pemuda di Jakarta Timur, hal tersebut merupakan salah satu kebiasaan yang salah yang dapat menyebabkan cepat rusakanya beberapa komponen pada mesin mobil. Dan ini tidak terasa saat itu juga melainkan akan berakibat dalam jangka waktu yang lama.

Lebih lanjut Saiful menjelaskan bahwa komponen mesin akan cepat mengalami keausan bahkan bisa sampai jebol gara-gara tidak memahami cara mematikan mobil dengan benar. Dan ini tentu saja berakibat pada umur mesin yang akan berkurang dari kondisi normalnya, sehingga jelas merugikan bagi si pemilik mobil.

Nah, beberapa tips yang disarankan oleh orang kedua di Bengkel Plaza Toyota Pemuda ini diantaranya yaitu menghindari mematikan mesin mobil pada saat angka putaran Rpm masih tinggi. Tunggulah beberapa saat hingga rpm mobil turun dan sudah dalam kondisi stabil.  Kemudian hindari pula kebiasaan menginjak gas pada saat akan mematikan mesin mobil. Lalu pastikan dulu semua fitur pendukung seperti AC, sarana hiburan, lampu-lampu dan lain-lain sudah dalam keadaan off terlebih dahulu, kecuali bila kondisinya dalam keadaan darurat. 

Saiful juga menerangkan alasannya, bahwa ketika mobil dalam posisi rpm tinggi mesin membutuhkan pelumasan yang lebih banyak. Nah jika kita mematikannya secara mendadak otomatis asupan oli untuk pelumasan pun langsung berkurang secara drastis, padahal mesin masih dalam kondisi panas dan masih membutuhkan sistem pelumasan. Suhu mesin yang tengah panas membuat beberapa komponen mesin dalam keadaan memuai, nah jika mesin tiba-tiba dimatikan otomatis penyaluran oli pun terhenti, akibatnya ada beberapa komponen yang saling bersentuhan dengan dinding silinder tanpa pelumasan, sehingga akan lebih cepat mengalami keausan.

Nah, itulah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam cara mematikan mesin mobil dengan benar. Masih mau ngikutin cara jadul yang menderungkan mesin mobil sebelum mematikannya yang justru malah merugikan? :D terima kasih semoga bermanfaat ;)

sumber : http://www.otomania.com

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Tips Mematikan Mesin Mobil Dengan Benar Agar Komponen Lebih Awet