Tips Memilih dan Memasang Roof Box Yang Baik Untuk Mobil


Membawa barang bawaan di dalam mobil memang seharusnya ditempatkan pada ruang bagasi yang telah disediakan oleh standar pabrik, namun hal ini sering kali menjadi masalah ketika barang yang dibawa melebihi kapasitas bagasi yang tersedia. Nah, sebagai solusi dari problematika tersebut saat ini banyak dijual sebuah aksesoris bernama roof box yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan tambahan yang dipasang di atas atap mobil. Namun, hal ini tidak berarti bisa dipasang begitu saja pada setiap jenis mobil, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar pemasangan roof box ini bisa berfungsi secara optimal dan tidak menimbulkan gangguan pada kendaraan baik ketika sedang melaju maupun dalam posisi diam. Oleh karena itu pada kesempatan ini kami akan berbagi tips mengenai cara memilih dan memasang roof box yang baik untuk mobil.

Pengetahuan pertama yang harus diketahui adalah beban maksimal yang dapat diangkut oleh kendaraan tersebut. Biasanya para pabrikan jarang sekali memberikan spesifikasi secara detil mengenai beban maksimum yang bisa ditampung atap mobil. Namun untuk beberapa jenis mobil SUV biasanya telah dilengkapi dengan roof rail yang desain dan fungsinya sudah disesuaikan dengan mempertimbangkan berat beban di atap. 
Cara Memilih dan Memasng Roof Box Terbaik Pada Mobil  
Jika anda ingin memasang roof box di mobil, terlebih dahulu harus menghitung secara matang faktor-faktor yang mempengaruhi daya angkut maksimal kendaraan anda. Sebagai contoh misalnya mobil yang akan dipasangi roof box itu adalah Toyota Kijang Innova bermesin diesel, dengan memiliki gross weight 2.300 kilogram dan kreb weight sebesar 1.700 kg berarti beban yang bisa diangkut oleh mobil ini hanya sebesar 600 kg, yang didapat dari hasil pengurangan gross weight dengan kreb weight.

Angka 600 kg tersebut sudah termasuk berat seluruh penumpang yang ada di dalam mobil. Jadi misalkan jika mobil Innova tersebut diisi penuh oleh 7 orang dewasa dengan berat badan rata-rata sebesar 60 kg, maka jumlah bobot penumpang saja sudah mencapai 420 kg. Ini berarti jatah beban untuk mengangkut barang hanya tersisa sebesar 180 kg, angka tersebut kemudian dikurangi lagi oleh berat roof box dengan cross bar-nya, misalkan totalnya mencapai 20 kg, berarti anda bisa membawa barang seberat 160 kg. Lain lagi jika jumlah penumpang dikurangi, daya tampung untuk barang bisa lebih banyak, nah angka inilah yang harus dihitung secara cermat oleh para pemilik mobil yang akan menggunakan roof box di atas mobilnya.

Penggunaan roof box ini akan mempengaruhi struktur rangka atap mobil. Jika beban terlalu berat hal ini bisa membuat atap penyok, selain itu juga mempengaruhi sisi keamanan mobil karena dengan bertambahnya beban di atasnya faktor stabilitas dan aerodinamikanya juga jadi menurun. Sebagai catatan, kriteria roof box yang aman yakni yang memiliki kapasitas angkut sebesar 490 liter dengan berat barang maksimum 75 kg.

Desain roof box yang baik harus bisa mengurangi hambatan udara. Menurut Arief, pemilik toko variasi mobil Banteng Mas yang berlokasi di Kemayoran, Jakarta Utara, Ukuran ideal roof box yang bagus yakni memiliki lebar 90-95 cm dengan tinggi antara 35-45 cm. Dimensi tersebut berguna untuk menjaga aerodinamitas, jadi kalau misalnya kapasitas kargonya semakin besar maka seharusnya bentuk roof box tersebut semakin rendah dan ramping dengan ukuran yang memanjang, jelas Arief yang menjadi distributor roof box populer Tule asal Swedia dan Hapro dari Belanda.

Berikut ini kriteria roof box yang baik dan sesuai dengan beban maksimum mobil :
  • Pemilihan roof box bisa disesuaikan dengan jumlah penumpang yang sering ikut berkendara di dalam mobil. Seperti misalnya untuk mobil Honda CR-V aqtau Nissan X-Trail dengan daya angkut 5-6 orang penumpang cukup menggunakan roof box dengan kapasitas 300 liter. Itu sudah memberikan beban cadangan untuk 6 tas fitness dan sebuah kargo berukuran tujuh inchi. Untuk mobil 7-seaters bisa memilih roof bok berkapasitas 400 liter. 
  • Pilihlah roof box yang terbuat dari bahan plastik ABS, material ini selain kuat juga tahan air. Bobotnya bisa berkisar antara 10-15 kilogram.
  • Pastikan roof box yang dipilih sudah memiliki lapisan anti sinar Ultra Violet, sehingga permukaannya tidak mudah kering dan pecah-pecah.
  • Untuk mobil yang tidak memiliki roof rail seperti sedan, perhitungkan juga mengenai berat cross bar dan pastikan pemasangannya melekat sempurna di atap mobil, jangan sampai terdapat celah yang dapat membuat air hujan masuk.
  • Untuk mobil-mobil berkategori LCGC seperti Datsun Go+, Toyota Agya, Honda Brio, Karimun Wagon-R dan Daihatsu Ayla, sebaiknya tidak memaksakan memasang roof box karena dengan bobot kosongnya yang hanya 1.000 kg penggunaaan roof box akan sangat riskan mempengaruhi tingkat safety-nya. Sebagai solusinya penempatan di atap mobil bisa dengan menggunakan cross bar universal. 
  • Penempatan barang pada roof box sebaiknya dipilih dengan bobot yang ringan, seperti tas baju, dokumen kertas dan sebagainya. 
source : http://autobild.co.id/

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Tips Memilih dan Memasang Roof Box Yang Baik Untuk Mobil