Inilah 3 Mobil Jip (Jeep) Jepang Populer Yang Sering Diajak Offroad di Indonesia


Selamat siang otomania... kali ini OTOMOTIF HOT hadir untuk menemani istirahat makan siang anda dengan berita hot seputar  3 mobil jip (Jeep) Jepang populer yang sering dijadikan mobil offroad  di Indonesia. Tentunya para penggemar mobil offroad di tanah air sudah tidak asing lagi dengan ketiga mobil ini, selain banyak yang menjadikannya sebagai mobil offroad ketiga mobil ini juga sering menjadi buruan para penggemar mobil antik/klasik untuk direstorasi kembali dengan penampilan dan spesifikasinya yang orsinil.

Berbicara mengenai mobil Jeep sebenarnya hanya pantas digunakan untuk sebuah mobil SUV buatan  Amerika yang memiliki hak paten atas nama tersebut. Tapi karena model mobil ini pertama kali hadir di Indonesia disebut dengan nama mobil Jip dengan ejaan Indonesia, maka sampai sekarang orang indonesia bila menyebut mobil dengan bentuk dan model seperti ini selalu menyebutnya demikian. Nah, untuk selanjutnya kita memakai nama "MOBIL JIP" saja untuk sebutan ketiga mobil SUV lawas buatan Jepang ini. Mobil-mobil Jip buatan pabrikan Jepang ini terkenal memiliki bodi yang kokoh dengan mesin yang sangat tangguh, sehingga tidak heran jika sekarang masih banyak yang mengajaknya melumpur ke gunung. Pada awalnya mobil Jeep  sendiri merupakan sebuah kendaraan yang diciptakan khusus untuk keperluan perang di Amerika, sehingga memang dibuat sedemikian rupa dengan bahan-bahan besi atau baja terbaik yang membuatnya sangat kokoh dan tidak mudah hancur pada saat terkena serangan bom di medan pertempuran. Setelah berakhirnya era perang dunia ke II, model mobil Jip kemudian terus dikembangakan menjadi sebuah kendaraan berkategori sport serbaguna yang sekarang dikenal sebagai mobil SUV (Sport Utility Vehicle).

Nah, tiga mobil Jip buatan Jepang yang akan kita bahas kali ini merupakan mobil lawas yang sekarang sudah tidak diproduksi lagi oleh pabriknya. Sejak kehadirannya di tanah air mobil-mobil ini mampu memikat hati masyarakat Indonesia dengan penjualan yang cukup laris, bahkan untuk model-model tertentu proses produksinya berlangsung hingga beberapa generasi. Walaupun sekarang sudah banyak hadir mobil Jeep terbaru yang asli diimpor dari negara Amerika seperti Jeep Rubicon 3.0 L, Wrangler Sport, Patriot, namun bagi sebagian penggemar mobil offroad ketiga Jip Jepang ini masih menjadi mainan yang mengasyikkan untuk diajak berpetualang. Nah, supaya otomania tidak penasaran lagi dengan ketiga mobil Jip buatan Jepang ini langsung saja kita simak ulasannya di bawah ini.

1. Toyota Land Cruiser FJ40 

Mobil Jip Jepang yang satu ini mulai dikembangkan oleh Toyota sejak Tahun 1951 dan pertama kali diproduksi pada tahun 1954 sampai dengan tahun 1984. Toyota Land Cruiser FJ40 merupakan pengembangan dari Toyota "Jeep" BJ yang merupakan mobil pesanan pemerintah Amerika pada saat pecahnya perang Korea di Tahun 1950. Nama Land Cruiser sendiri merupakan ciptaan Hanji Umehara sebagai direktur teknik Toyota pada saat itu untuk memberikan nama yang bagus dan mampu bersaing dengan kompetitor mobil Jeep lainnya seperti Land Rover dari Inggris.

Gambar Mobil Jip Offroad Jepang Toyota FJ40
sumber gambar : http://jip.co.id/

FJ40 pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 1961, pada awalnya mobil ini tidak mendapat respon yang begitu berarti dari masyarakat, karena pada waktu itu kehadirannya berbarengan dengan beberapa mobil jip lain sebagai pesaingnya, sebut saja misalnya Jeep CJ5, Mitsubishi Jeep yang bentuknya mirip Jeep Willys, Nissan Patrol seri 60 dan Land Rover seri II. Meskipun mobil ini telah digunakan oleh TNI Angkatan Darat sebagai mobil dinasnya pada tahun1963, namun masyarakat umum jarang yang membelinya untuk sarana transportasi di jalan raya maupun sebagai kendaraan untuk medan berat.

Perkembangannya mulai terangkat pada tahun 1973 setelah adanya kebijakan pemerintah Indonesia yang melarang mobil yang dijual di tanah air dengan cara diimpor utuh atau sering disebut sebagai mobil CBU (Completely Built-Up). Sehingga pada waktu itu mobil Jip FJ40 ini mulai dirakit di Indonesia dibawah PT. Toyota Astra Motor (TAM) sebagai satu-satunya Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Toyota di tanah air. Mobil ini juga semakin laris karena nyaris tanpa pesaing, sebab para kompetitornya tidak membuka perakitan mobil jip-nya di Indonesia.

Kebanyakan orang Indonesia menyebut mobil ini sebagai Toyota Hardtop, meskipun model atapnya ada juga yang memakai kanvas namun tetap saja mereka menyebutnya seperti itu. Mobil Jip FJ40 seri pertama di Indonesia menggunakan mesin berkapasitas 3.700 cc yang berpenggerak 4 roda (4WD) atau biasa disebut mobil dobel gardan oleh masyarakat kita. Mesin dan kaki-kaki FJ40 sangat tangguh ketika diajak berpetualang ke jalanan berbatu, berlumpur, maupun berair sekalipun. Nyaris tidak ada medan berat yang tidak bisa dilewati oleh mobil Jip Jepang  yang satu ini, apalagi ketika pada tahun 1976 kapasitas mesinnya ditingkatkan menjadi 4.200 cc dengan jumlah silinder sebanyak 6 buah yang diletakkan segaris. Dengan tenaga mesin yang besar dan ditunjang oleh bodi yang sangat kokoh membuat mobil ini stabil ketika diajak berlari hingga kecepatan maksimalnya yaitu 140 km/jam. Akselerasinya juga begitu responsif terbukti ketika menyalip di jalan raya dengan lintasan lurus mobil ini tetap mampu bermanuver secara lincah.

Fitur 4WD-nya sudah teruji di berbagai lintasan dengan medan terberat sekalipun, sistem penggerak roda four wheel  drive ini tidak hanya untuk track pendek dengan kecepatan rendah tapi juga sangat mumpuni untuk kecepatan tinggi sehingga medan jalan berlumpur yang licin pun bisa dilibas oleh Land Cruiser FJ40 ini. Dari sisi penampilan eksteriornya mobil Jip ini mempunyai tongkrongan yang sangat kekar dan garang sehingga banyak yang bilang mobil ini laki banget. Walaupun usianya sekarang sudah lebih dari setengah abad namun dengan performa mesin dan bodi yang jadi andalannya maka mobil ini pun seperti layaknya sebuah peribahasa "tua-tua keladi" yang berarti makin tua pesonanya semakin menjadi-jadi sehingga membuat para pecinta mobil offroad tergila-gila untuk menjajal kehebatan sang raja Jip 4WD buatan Jepang ini. Sebagai informasi saja bahwa saat ini populasi mobil Jeep FJ40 semakin langka apalagi dengan spesifikasi yang masih sangat orsinil, kebanyakan sekarang sudah banyak dimodifikasi dengan gaya offroad maupun dibuat sebagai mobil retro klasik dengan mempertahankan keasliannya. Dengan kondisi seperti itu membuat harga mobil jip Toyota Land Cruiser FJ40 bekas ini semakin tidak jelas karena sudah termasuk dalam kategori mobil hobi, bahkan diantara para penggemarnya mobil ini ada yang dijual seharga sama dengan satu buah mobil MPV kelas menengah terbaru saat ini.


2. Daihatsu TAFT

Daihatsu TAFT merupakan mobil 4WD yang mulai diproduksi pada tahun 1974 dengan seri pertamanya yang menggunakan kode F10, dengan mesin berkapasitas 1000 cc bertransmisi 4 kecepatan dan memiliki transfer case dalam 2 mode pilihan. Di Indonesia TAFT F10 dipasarkan pada tahun 1976, kemudian pada tahun 1977 berkembang menjadi F20 dengan mesin bensin 1600cc, kemudian hadir pula model TAFT F50 yang menggunakan mesin diesel DG 2.5 Liter yang menjadi pesaing baru bagi mobil Jip Toyota FJ40 pada tahun tersebut. Walaupun mesin dan tenaga yang dihasilkannya jauh dibawah FJ40, Daihatsu TAFT memiliki kelebihan lain yaitu konsumsi bahan bakar yang irit dengan mesin diesel-nya, sehingga diterima dengan baik di pasar Indonesia. 

Gambar Mobil Offroad Daihatsu TAFT


TAFT F50 kemudian berkembang menjadi  TAFT F55, dengan kemampuan mesin yang lebih kecil dibandingkan FJ40 dan body yang lebih ramping ternyata sangat mendukung kinerja mobil ketika mengarungi medan yang cukup berat. Sistem transfer case-nya mampu memindahkan sistem transmisi dari 2WD ke 4WD atau sebaliknya dalam keadaaan  mobil sedan berjalan, hal inilah yang tidak dimiliki oleh FJ40 sehingga apabila mobil ini beradu kecepatan dijalan berlumpur maka Daihatsu TAFT F55 ini akan meninggalkannya jauh di belakang.

Generasi yang cukup terkenal dari Daihatsu TAFT di Indonesia yaitu generasi ketiganya dengan seri F70 yang diproduksi antara tahun 1985 - 1995 dan dikenal dengan nama TAFT GT. Hadir dengan kapasitas mesin diesel yang lebih besar yaitu 2765 cc mobil ini semakin bertenaga dengan kode DL41 2.8L dan sudah menggunakan teknologi indirect injection. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum sebesar 72 hp pada putaran 3.600 rpm dengan torsi maksimum sebesar 170 Nm pada 2.200 rpm. Ukuran bodinya lebih besar dari generasi taft sebelumnya yang diakrab dipanggil sebagai "taft kebo" dengan desain yang lebih modern. Pada generasi ketiga ini Daihatsu TAFT memiliki beberapa varian yang cukup laku di pasaran yaitu TAFT F69 dengan nama HILINE yang diperkenalkan pada tahun 1986, kemudian ada juga TAFT ROCKY dengan kodenya F75 yang hadir pada tahun 1988.

Pada masa kejayaannya mobil ini sering dipakai sebagai mobil dinas berplat merah beberapa Departemen pemerintah, seperti Departemen Pekerjaan Umum (PU), Departemen Kehutanan dan sebagainya. Saat ini mobil Jip ini masih banyak menghiasi jalanan di tanah air baik sebagai mobil keseharian, maupun sebagai mobil kegemaran bagi mereka yang suka terhadap mobil berpenampilan gagah, para penyuka offroad pun banyak yang memodifikasinya untuk keperluan olahraga berpetualang tersebut. Harga mobil bekas ini pun tidak ada pasaran yang jelas karena biasanya pembeli mencari mobil ini berdasarkan ketertarikannya yang sangat tinggi sehingga tidak mempermasalahkan mengenai harga yang ditawarkannya. Beberapa seri bahkan mempunyai harga jual tertinggi dibandingkan dengan tipe yang lainnya, seperti misalnya Daihatsu TAFT ROCKY Independent yang masih memiliki harga diatas 100 jutaan lebih.

3. Suzuki Jimny SJ410 

Untuk mobil Jip Jepang ketiga yang pernah populer dan sering dijadikan mobil offroad di tanah air datang dari pabrikan Suzuki. Mobil Jip kecil buatan negeri sakura ini mulai diproduksi sejak tahun 1968 yang berasal dari nenek moyangnya bernama HopeStar ON360. Suzuki Jimny pertama kali masuk ke Indonesia yaitu pada tahun 1979 dengan seri LJ50 yang memiliki kapasitas mesin sebesar 550cc, namun mobil ini tidak begitu sukses dipasaran. Tahun berikutnya kemudian Suzuki LJ80 hadir dengan mesin mejadi 800cc 4 Silinder mobil ini mendapat respon yang cukup baik di masyarakat, sehingga dikenal dengan sebutan Jimny Jangkrik hingga sekarang.


Gambar Mobil Offroad Suzuki Jimny SJ410

Setelah sukses dengan Jimny Jangkriknya, pada tahun 1982 Suzuki kemudian mengeluarkan seri terbarunya yaitu Suzuki Jimny SJ40 sebagai pengganti LJ80. Dengan mesin 1000cc, salah satu serinya untuk pasar ekspor diberi kode SJ410, termasuk yang dipasarkan di Indonesia melalui pabrik perakitan mobil Suzuki di Bekasi. Dengan menggunakan kode mesin F10A yang lebih besar dari seri LJ, mesin ini mampu menghasilkan tenaga maksimal sebesar 45 hp (34 kW) dan memiliki kecepatan tertinggi 68 mph (109 km / jam), bahkan untuk model SJ410 yang dipasarkan di Jepang tenaganya diklaim hingga 52 hp (39 kW) pada 5.000 rpm. Sebuah transmisi manual empat kecepatan merupakan standar yang diberikan pabriknya, sistem pengeremannya menggunakan non-power assisted dengan jenis rem tromol untuk bagian depan dan belakangnya.

Di tanah air Suzuki Jimny SJ410 lebih sukses sebagai mobil yang banyak digunakan untuk kebutuhan transportasi perkotaan, karena dengan memiliki desain bodi imut dan kompak mobil ini lebih mudah bermanuver secara lincah dan gesit di jalanan, selain itu konsumsi bahan bakarnya pun sangat irit karena mesinnya yang hanya 1000cc. Dengan kondisi tersebut Fitur 4WD-nya menjadi jarang digunakan, bahakan sebagian orang banyak yang mencopotnya walaupun sudah dibuat dalam pilihan optional dengan sistem transfer case. 

Nah, seri inilah yang sangat disukai para penggemar offroad di Indonesia karena mobil berpenggerak 4 roda ini selain irit bensin juga memiliki fitur 4WD yang cukup lumayan. Tapi tentunya untuk menempuh medan yang berat kemampuannya ini tidak bisa disejajarkan dengan Toyota FJ40 ataupun Daihatsu TAFT yang secara kapasitas mesinnya juga jauh lebih besar. Bagi mereka yang memiliki dana pas-pasan, SJ410 ini banyak dipilih untuk menyalurkan hobinya berkendara di jalan-jalan yang tidak hidup. Selain harganya yang masih cukup wajar untuk ukuran mobil bekas, mesin mobil ini pun cukup bandel dengan biaya perawatan dan  harga suku cadangnya  yang sangat terjangkau. 

Demikianlah ulasan kami mengenai 3 mobil Jip buatan negeri samurai yang banyak dipakai oleh para penggemar mobil offroad di Indonesia, gimana apakah anda juga salah satu yang menyukai mobil-mobil jenis ini, atau mungkin juga anda sudah memiliki salah satunya? semoga informasi ini bisa menambah wawasan dunia otomotif anda, terima kasih dan salam hot selalu :)

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Inilah 3 Mobil Jip (Jeep) Jepang Populer Yang Sering Diajak Offroad di Indonesia